Minggu, 25 Desember 2011

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI


A.  JUDUL     :        
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU REAKSI
B.   TUJUAN  :
Membuktikan pengaruh suhu, luas permukaan dan katalis sebagai factor factor yang mempengaruhi laju reaksi

C. DASAR TEORI
Reaksi kimia adalah proses berubahnya pereaksi menjadi hasil reaksi. Proses itu ada yang cepat dan ada yang lambat, contohnya bensin terbakar lebih cepat disbanding dengan minyak tanah. Ada reaksi yang berlangsung sangat cepat, seperti membakar dinamit yang menghasilkan ledakan, dan ada yang sangat lambat seperti perkaratan besi. Dalam hal ini dikemukakakan cara menentukan laju reaksibdan factor factor yang mempengaruhinya.

Faktor factor yang mempenguruhi laju reaksi yang dikenal adalah sebagai berikut :
1.   Sifat pereaksi
Salah satu factor penentu laju reaksi adalah sifat pereaksi, ada yang reaktif dan ada juga yang kurang reaktif, misalnya bensin lebih cepata terbakar daripada minyak tanah. Demikian juga logam natrium bereaksi cepat dengan air, sedangkan logam magnesium lambat.

2.   Konsentrasi pereaksi
Dua molekul yang akan bereaksi harus bertabrakan langsung. Jiak konsentrasi pereaksi diperbesar, berarti kerapatannya bertambah dan memperbanyak kemungkinan tabrakan sehingga akan mempercepat reksi. Akan tetapi harus diingat behwa tidak selalu pertambahan konsentrasi pereaksi meningkatkan laju reaksi, karena laju reaksi dipengaruhi oleh factor factor lain.
3.   Suhu
Hampir semua reaksi menjadi lebih cepat bila suhu dinaikkan, karena kalor yang diberikan akan menambah energy kinetic partikel pereaksi. Akibatnya, jumlah dan energy tabrakan bertambah besar.
4.   Katalis
Laju suatu reaksi dapat diubah (umunya dipercepat) dengan menambahkan zat yang disebut katalis. Katalis sangat diperlukan dalam reaksi zat organic termasuk dalam organism. Katalis dalam organism disebut enzim dan dapat mempercepat reaksi ratusan sampai puluhan ribu kali.

Kita sudah mengenal istilah kecepatan untuk benda benda yang bergerak, seperti mobil, kereta api dan lain sebagainya. Yang disebut dengan kecepatan adalah jarakk tempuh benda tiap satuan waktu, misalnya kecepatan mobil (v) = 60 Km/Jam

Dalam reaksi kimia , tidak ada benda bergerak, melainkan perubahan wujud zat menjadi zat lain, miripp dengan sebuah gilingan padi yang mengubah padi meenjadi beras.

Kecepatan gilingan padi ditentukan dari jumlah padi yang habis atau jumlah beras yang dihasilkan per satuan waktu, untuk reaksi :


Laju suatu reaksi dapat diketahui dari percobaan dilaboratorium, suhu percobaan harus dikontrol dan dicatat karena laju sangat dipengaruhi oleh suhu. Konsentrasi pereaksi harus diukur sebelum dan setelah bereaksi dalam selang waktu tertentu, sehingga diddapat nilai konsentrasi untuk berbagai waktu.
Persamaan laju reaksi sangat penting dalam kinetika kimia, tetapi menjadi masalah adalah cara menentukannya, karena tidak dapat diketahui langsung dari persamaan reaksi. Caranya adalah dengan melakukan eksperimen, untuk mendapatkan data konsentrasi dan waktu.
                             **(Syukri, S .1999. Kimia Dasar 2. ITB)

Ada dua hal dalam mempelajari suatu reaksi. Pertama, apakah reaksi tersebut dapat berlangsung atau tidak. Jawaban ini dapat diperoleh secara termodinamika kimia. Namun demikian, termodinamika tidak membahas bagaiman laju reaksi itu belalngsung, factor factor apa yang mempengaruhi laju reaksi dan bagaimana mekanisme reaksinya. Masalah masalah tersebut dipelajari melalui kajian lain yang disebut kinetika kimia.
Reaksi reaksi kimia berlangsung dengan kecepatan beragam. Ada reaksi yang berlangsung sangat cepat seperti reaksi ion ion, ledakan dinamit dan lain lain. Ada pula reaksi yang beralngsung lambat dan bahkan sangat lambat seperti perkaratan besi.

Pada umunya laju reaksi dipengaruhi oleh beberapa factor, seperti luas permukaan, sentuhan dari zat zat pereaksi, konsentrasi pereaksi, shu system dan katalis. Selain itu, keadaan fisis dan radiasi cahaya dapat juga mempengaruhi laju suatu reaksi.
Meningjktanya luas permukaan sentuhan suatu zat zat bereaksi cenderung akan mempercepat laju reaksi. Ditinjau dari teori tumbukan, semakin luas permukaan zat zat yyang bereaksi semakin bear kecenderungan tumbukan sehingga reaksinya pun cenderung meningkat. Demikian  pula halnya dengan suhu reaksi,makin tinggi derajat suhucenderung mempercepat laju reaksinya. Kenaikan suhu akan meneinhgkatkan jumlalah fraksi molekul molekul yang mempunyai energy aktivasi, akibatnya laju reaksi cenderung meningkat.
Dismaping itu, laju reaksi juga dipercepat dengan cara menambahkan zat lain sebagai media reaksi, yang dapat memppercepat atau memperlambat reaksi, zat tersebut dinamkan katalis. Dalam pelaksanaan nya katalis turut serta bereaksi dengan zat zat pereaksi, tetapi pada akhirnya katalis tersebut dapat diperoleh kembali.
                                      **(Modul Praktikum Kimia Dasar 2)

D. ALAT DAN BAHAN
1.   ALAT
ü  Tabung Reaksi




ü  Rak tabung reaksi



ü  Penjepit Tabung



ü  Gelas Kimia 400 ml



ü  Pipet Tetes



2.    BAHAN
ü  Sebuk dan butiran
ü  Serbuk
ü  HCl 0,5 M
ü 
ü 

E.  PEMBAHASAN

Reaksi reaksi kimia berlangsung dengan kecepatan yang beragam. Ada reaksi yang berlangsung sangat cepat seperti reasi ion, ledakan dinamit dan lain lain.
Laju reaksi daapat ditentukan dengan cara mengikuti peruubahan sifat selama terjadi reaksi . dengan menganalisis campuran reaksi dalam selang waktu tertentu, maka konsentrasi pereaksi dan produk reaksi dapat diukur. Dari data yang dihasilkan dapat ditentukan laju reaksi.
Pada percobaan ini pembuktian factor factor  yang mempengaruhi laju reaksi dilakukan dengan cara membendingkan antara percobaan yang dikondisikan (terhadap Suhu dan Luas permukaan) dengan yang tidak.
a.    Luas permukaan
Langkah langkah yang kami lakukan dalam mengamati pengaruh luas permukaan pada laju reaksi adala sebagai berikut :
1.    Menimbang CaCO3 (yang serbuk dan yang butiran
2.    Memasukannya kedalam tabung reaksi dan memasukkan larutan HCl kedalam kedua tabung reaksi tersebut
3.    Mengamati mana yang lebih cepat bereaksi
Dan hasil yang kami dapatkan adalah ternyata luas permukaan mempengaruhi laju reaksi, CaCO3 yang serbuk lebih cepat bereaksi.
b.   Suhu
Langkah langkah yang kami lakukan dalam mengamati pengaruh suhu terhadap laju reaksi adalah sebagai berikut :
1.    Tabung 1
o   Memasukkan 2 ml HCl 0,05 M serta 1 ml H2SO4 2,0 M
o   Menambahkan 5 tetes KmNO4 0,01 M
2.    Tabung 2
o   Merendam tabung reaksi kedalam air panas (50  C) selama 1 menit
o   Menambahkan 5 tetes KmNO4
Dan hasil yang kami dapatkan adalah ternyata larutan yang dipanaskan lebih cepat bereaksi dari pada larutan yang tidak dipanaskan.
Dari percobaan yang telah kami lakukan, kami menemukan bahwa Luas permukaan dan suhu larutan dapat mempengaruhi laju reaksi.

F.  JAWABAN TUGAS
ü  TUGAS PRA
1.    Tuliskan persamaan reaksi untuk setiap percobaan !!
2.    Perubbahan apa yang dapat diamti dari ppercobaan diatas untuk menyimpulkan cepat atau lambatnya reaksi reaksi tersebut !!
JAWABAN
1.    a. Pengaruh Luas permukaan terhadap laju reaksi
    
b. Pengaruh suhu terhadap laju reaksi
    
c. Pengaruh katalis terhadap laju reaksi
    

2.    a. Luas Permukaan
    Jenis Zat ynag digunakan (Butiran/Serbuk)
b. Suhu Sistem
    Perubahan Warna
c. Katalis
    Perubahan gelembung gas

ü  TUGAS PASCA PRAKTIKUM
1.    Pada percobaan A banyaknya gas yang terbentuk tiap satuan waktu menjadi petunjuk untuk menentukan laju reaksinya. Hasil pengamatan menunjukan bahwa dengan bertambahnya waktu kelajuan menurun. Jelaskan mengapa muncul gejala seperti ini !!
2.    Jelaskan mengapa pada percobaan B, warna larutan KMnO4 tidak Nampak lagi sejalan dengan bertambahnya waktu !!

Jawaban
1.    Karena seiring dengan bertambahnya waktu, semua pereaksi akan habis bereaksi sehingga gelembung gelembung makin lam makin berkurang.
2.    Karena KMNO4 akan habis bereaksi dengan larutan yang ada didalam tabung reaksi, sehingga lama kelamaan akan habis.

G. KESIMPULAN

Dari percobaan yang telah kami lakukan, kami dapat menyimpulkan beberapa hal sebagai berikut :
1.    Serbuk CaC)3 lebih cepat bereaksi dari pada CaCO3 butiran
2.    Larutan yang dipanaskan akan llebih cepat bereaksi daripada yang tidak dipanaskan
3.    Luas permukaan dan Suhu  dapat mempengaruhi laju reaksi.



H. KEMUNGKINAN KESALAHAN
Dari percobaan yang telah kami lakukan mungkin terjadi kesalahan kesalahan seperti :
1.    Kesalahan dalam mengukur larutan yang akan digunakan,
2.    Kesalahan dalam meneteskan larutan.

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad, Hiskia . 2001. ELEKTROKIMIA dan KINETIKA KIMIA. Bandung ; Citra Aditya bakti

Syukri, S . 1999. Kimia Dasar 2 . Bandung ; Institut Teknologi Bandung

Team Teaching Kimia Dasar 2 . 2011 . Modul Praktikum Kimia Dasar 2 . Gorontalo ; Lab Kimia Uniiversitas Negeri Gorontalo


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar